Materi IPS
UNSUR-UNSUR PETA
Kita telah mempelajari unsur-unsur peta :
Judul.
Garis tepi.
Arah mata angin/orientasi.
Garis lintang dan garis bujur.
Legenda.
Simbol.
Skala.
Tahun pembuatan peta.
Marilah bapak jelaskan unsur-unsur peta yang terpenting:
Garis lintang dan garis bujur.
Karakteristik garis lintang:
Jumlahnya ada 180° (0° – 90° di utara/LU (lintang utara) dan 0° – 90° di selatan/LS (lintang selatan)).
Berupa garis horisontal.
Panjang garis lintang tidak sama, garis terpanjang berada pada daerah khatulisti-wa (lintang 0°) semakin ke arah kutub garisnya semakin pendek bahkan berben-tuk titik tepat di kutub utara (90°LU) dan di kutub selatan (90°LS).
Garis lintang selalu sejajar tidak pernah bertemu dalam satu titik.
Terdapat garis lintang istimewa yaitu:
Lintang 0° → garis khatulistiwa.
Lintang 23½°LU → tropic of cancer (garis balik utara/batas matahari berge-rak paling utara).
Lintang 23½°LS → tropic of capricornus (garis balik selatan/batas matahari bergerak paling selatan).
Lintang 66½°LU → lingkar kutub utara.
Lintang 66½°LS → lingkar kutub selatan.
Lintang 90°LU →kutub utara.
Lintang 90°LS → kutub selatan.
Manfaat garis lintang:
Menentukan iklim (iklim matahari: tropis, sub tropis, sedang/mediteran, sub polar dan polar/kutub).
Menentukan letak suatu tempat (digunakan bersama dengan garis bujur).
Karakteristik garis bujur:
Jumlahnya ada 360° (0 – 180° di timur/BT (bujur timur) dan 0° – 180° di barat/BB (bujur barat)).
Berupa garis vertikal.
Panjang garis bujur sama panjang.
Garis bujur saling berpotongan/bertemu dalam satu titik di titik 90°LU dan 90°LS
Terdapat garis bujur istimewa yaitu:
Bujur 0°BT/BB → garis batas waktu (GMT/Greenwich Mean Time).
Bujur 180°BT/BB → garis batas tanggal.
Manfaat garis bujur:
Menentukan waktu (setiap selisih 15° dihitung 1 jam, 1° di hitung 4 menit).
Menentukan letak suatu tempat (digunakan bersama dengan garis lintang).
Indonesia secara astronomis berada pada lintang 6°LU – 11°LS sehingga Indonesia beriklim tropis dan bujur 95°BT – 141°BT karena panjang garis bujurnya 46° sehingga Indonesia dibagi 3 daerah waktu yaitu: WIB (waktu indonesia barat), WITA (waktu Indonesia tengah) dan WIT (waktu Indonesia timur), masing-masing daerah waktu selisih 1 jam.
Contoh Soal :
Jika Surabaya menunjukkan jam 10.00 WIB, maka di Denpasar menunjukkan jam 11.00WITA karena ditambah selisih waktu 1 jam.
Jika di Jayapura menunjukkan jam 14.00 WIT, maka di Malang menunjukkan jam 12.00 WIB karen dikurangi selisih waktu 2 jam.
Paham ananda semua !
Coba kerjakan latihan soal berikut ini !
Andi berangkat dari bandara Juanda pukul 07.00 WIB lama perjalanan 1 jam 30 menit, jam berapakah Andi tiba di Wamena?
Viona bepergian menempuh waktu selama 1 jam 25 menit dengan bertolak dari Jayapu-ra tepat jam 10.00 WIT, jam berapakah Viona tiba di Denpasar?
Jika Jombang waktu menunjukkan jam 12.30 WIB, jam berapakah waktu yang sama di Makasar?
Jika kota Luwu terjadi gempa jam 01.55, jam berapakah diwaktu yang sama di kota Yogya?
Kota A berada pada bujur 98°BT menunjukkan jam 12.30, jam berapakah kota B pada sa-at yang sama yang berada pada bujur 100°BT?
Kota J menunjukkan jam 09.45 terletak pada bujur 139°BT, jam berapakah kota C pada saat yang sama yang berada pada bujur 135°BT?
2. Skala Peta.
Siapakah yang masih ingat pelajaran waktu di SD tentang satuan ukuran panjang, kilo meter (km) dan meter (m).
1km = 1000m
1m = 100cm dst
Coba latihan soal berikut ini:
100.000m = ………………..km 6. 10.000cm = …………………..km
10km = ……………………cm 7. 1000m = …………………….km
1dam = ……………………dm 8. 1000mm = ………………..m
1000cm = …………………km 9. 25.000.000cm = ………………km
100m = …………………dm 10. 0,5km = ……………………cm
Skala peta adalah perbandingan antara jarak sebenarnya dengan jarak di peta.
Skala peta jenisnya :
Skala angka → 1 : 100.000 artinya 1cm dipeta sama dengan 1km sebenarnya
Skala garis →
Artinya : 1cm dipeta sama dengan 1 km sebenarnya → 1 : 100.000.
Contoh Soal:
Sebuah peta A memiliki skala 1 : 25.000.000, berapakah jarak sebenarnya di peta A?
Jawab: 25.000.000cm dijadikan km hasilnya 25.000.000 dikurangi nolnya sebanyak 5
Sehingga menjadi 250km →
Coba latihan berikut:
Sebuah peta C memiliki skala 1 : 5.000.000, berapakah jarak sebenarnya di peta C?
Sebuah peta D memiliki skala 1 : 25.000, jika jarak kota B ke C dipeta D panjangnya 4cm. Berapakah jarak sebenarnya kota B ke C dipeta D?
Sebuah peta X jarak kota A ke B panjangnya 2cm, jika jarak sebenarnya 25km.
Berapakah skala peta X?
Sebuah peta Y jarak kota C ke D panjangnya 1cm, jika jarak sebenarnya 3km.
Berapakah skala peta Y?
