Materi PKN
MATERI BRIDGING COURSE
MAPEL PPKn
K.D 3.1 Menganalisis penerapan nilai nilai Pancasila dalam kehidupan sehari hari
Bangsa Indonesia telah memiliki Pancasila yang dicetuskan oleh para pendiri bangsa yang sarat dengan nilai-nilai.Pancasila Menjadi pedoman tingkah laku dalam kehidupan sehari-harida menumbuhkan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang mempersatukan seluruh bangsa.Mari kita ingat kembali nilai-nilai dalam setiap butir sila Pancasila.
Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa
Nilai-nilai yang terkandung dalam sila pertama adalah:
Percaya Terhadap Tuhan Yang Maha Esa serta menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya Sesuai Dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama
Membina Kerukunan Hidup diantara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Tidak Memaksakan Suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.
Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
Tidak Mencemooh Atau Mengejek Kepercayaan orang lain.
Sila Kedua: Kemanusiaan yang adil dan beradab
Nilai-nilai yang terkandung dalam sila kedua adalah:
Semua Rakyat Indonesia memiliki derajat, hak, dan kewajiban yang sama di mata hukum, tanpa membeda- bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
Memiliki Sikap Tenggang rasa dan saling tolong menolong.
Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Saling Menghargai Pendapat Masing-masing.
Berani Membela Kebenaran Dan Keadilan.
Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan
Sila Ketiga: Persatuan Indonesia
Nilai-nilai yang terkandung dalam sila ketiga adalah:
Mengembangkan rasa kebanggaan berbangsa dan bertanah air Indonesia.
Memelihara Ketertiban Dunia Berdasarkan Kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial
Cinta Kepada Tanah air Indonesia.
Menempatkan Persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi dan golongan.
Menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara
Sila Keempat: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan
Nilai-nilai yang terkandung dalam sila keempat adalah:
Semua Warga Negara Indonesia mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama.
Tidak Memaksakan Kehendak Kepada orang lain.
Mengutamakan Musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan
Menghormati Dan Menjunjung Tinggi Setiap Keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
Mengutamakan Kepentingan Bersama diatas kepentingan pribadi dan golongan.
Memberikan Kepercayaan Kepada Wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan musyawarah
Sila Kelima: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Nilai-nilai yang terkandung dalam sila kelima adalah:
Hak Dan Kewajiban Setiap orang harus dihormati.
Menjagakeseimbangan antara hak dan kewajiban
Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
Tidak Boros Dan Bergaya Hidup Mewah.
Suka Bekerja Keras.
Menghargai Hasil Karya orang lain.
Nilai Kebersamaan dalam Perumusan Pancasila
Menghargai Pendapat pada peristiwa bersejarah ketika BPUPKI merumuskan dasar negara Indonesia merdeka merupakan contoh pengamalan nilai kebersamaan. Meskipun ada perbedaan pendapat di antara para tokoh bangsa, namun mereka tetap saling menghargai. Karena setiap gagasan yang mereka kemukakan selalu dilandasi sikap yang baik dan sopan. Perbedaan pendapat di antara mereka bukanlah sebab untuk menimbulkan perpecahan. Mereka tetap menjunjung tinggi rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Setiap manusia mempunyai kepribadian dan kepentingan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, sering terjadi perbedaan pendapat. Namun perbedaan itu justru menjadi pendorong untuk menyatukan pendapat. Jika kamu ingin mengemukakan pendapat, maka kemukakan dengan jelas agar dapat dimengerti oleh orang lain. Begitu juga ketika orang lain sedang mengutarakan pendapat, maka perhatikan baik-baik. Saat musyawarah kita tidak boleh memaksakan pendapat kepada orang lain. Apalagi memotong pembicaraan, serta menyinggung perasaan. Pernahkah kamu melakukan musyawarah di kelas? Biasakan dirimu menghargai pendapat orang lain. Hal itu sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
K.D 3.2Menganalisis Pelaksanaan Kewajiban, hak dan tanggung jawab sebagai warga negara serta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari
Kewajiban adalah segala sesuatu yang harus dilakukan atau dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Berikut ini kewajiban pelajar di sekolah, antara lain:
Turut bertanggung jawab atas kebersihan, keamanan, dan ketertiban sekolah.
Ikut bertanggung jawab atas perawatan gedung, halaman, perlengkapan yang ada di sekolah.
Ikut serta membantu supaya peraturan sekolah bisa berjalan secara lancar.
Ikut menjaga nama baik sekolah, guru atau pelajar yang lain baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Melengkapi diri dengan kepentingan sekolah.
Memakai baju seragam sekolah sesuai hari yang sudah ditentukan dalam tata tertib
Ikut serta dalam membantu kelancaran proses pembelajaran di kelas.
Memberi keterangan sakit, izin atau alpha dari orangtua jika siswa berhalangan hadir di sekolah.
Menghargai guru dan menghormati sesama teman / siswa.
Berkewajiban untuk mengikuti upacara pengibaran Bendera Merah Putih yang diadakan di sekolah.
Siswa yang membawa sepeda harus menempatkan sepeda di tempat yang telah ditentukan.
Siswa harus mengikuti pembelajaran dan tugas/ ulangan di sekolah.
Siswa harus patuh dan kepada guru dan juga kepala sekolah.
Manfaat menjaga kebersihan lingkungan, diantaranya:
Terbebas dari penyakit.
Lingkungan menjadi lebih indah.
Terbebas dari segala pencemaran, baik pencemaran udara, tanah dan air.
Air menjadi lebih bersih dan aman untuk dikonsumsi.
Semakin nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari – hari.
Beberapa penyebab banjir yang sering melanda pemukiman warga, antara lain:
Penebangan hutan secara liar atau maraknya illegal logging.
Membuang sampah pada saluran air, misalnya di sungai.
Permukiman di sekitar bantaran sungai atau saluran air.
Pemukiman yang berada di dataran rendah.
Tingkat curah hujan yang cukup tinggi.
Sistem drainase yang telah diganti tanpa memperhatikan AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan).
Jebolnya bendungan atau waduk.
Salah dalam melakukan penataan tata ruang kota atau daerah.
Adanya bencana tsunami.
Tanah yang tidak mampu lagi menyerap air.
Beberapa akibat dari banjir, antara lain:
Rusaknya berbagai fasilitas umum dan sarana prasarana yang ada.
Mengalami kelangkaan air bersih, sebab telah tercemar dengan air lumpur/banjir.
Mengalami kehilangan harta benda.
Menimbulkan beberapa korban jiwa.
Mulai muncul berbagai macam bibit penyakit, seperti diare, sakit kulit, dan sebagainya.
Dalam sektor pertanian, tanaman sawah atau kebun menjadi rusak.
Beberapa tanaman yang lama tergenang banjir menjadi mati.
Terjadi kelangkaan bahan makanan.
Langkah langkah yang dapat kita lakukan untuk menanggulangi banjir, di antaranya:
Melakukan pengerukan di bantaran sungai.
Membenahi daerah aliran air seperti parit, selokan, sungai, danau, dan yang lainnya sesuai fungsinya.
Melakukan program penghijauan hutan kembali atau sering disebut reboisasi.
Tidak membuat pemukiman atau bangunan di sepanjang bantaran sungai.
Tidak membuang sampah sembarangan di saluran air, misalnya sungai, parit, selokan atau ke danau.
Pemerintah menyediakan sarana pembuangan sampah bagi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.
Menganalisis pelaksanaan hak, kewajiban, dan tanggung jawab sebagai warga negara serta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari
Hak dan kewajiban warga negara berbeda-beda untuk setiap anggota masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, setiap anggota masyarakat memiliki peran yang berbeda. Dari masing-masing peran tersebut anggota masyarakat tentu memiliki hak dan kewajiban yang berbeda-beda pula.
Agar setiap anggota masyarakat memperoleh hak dan kewajibannya, pemerintah berupaya untuk melindungi hak dan kewajiban setiap anggota masyarakat. Upaya untuk melindungi hak dan kewajiban masyarakat tersebut dilakukan dengan membuat undang-undang dan berbagai peraturan.
Hak anak di lingkungan keluarga wajib dipenuhi orang tua. Anak juga berkewajiban berbakti kepada orang tua. Hak dan kewajiban warga negara Indonesia tercantum dalam UUD 1945. Hak adalah segala sesuatu yang harus diterima dan dimiliki oleh semua warga masyarakat.Kewajiban adalah segala sesuatu yang harus dilakukan sesuai aturan dan norma yang berlaku. Hak dan kewajiban dapat dilaksanakan di lingkungan rumah, sekolah, masyarakat, bangsa dan negara.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia untuk melakukan sesuatu perbuatan dengan sebaik-baiknya. Beberapa jenis tanggung jawab yaitu tanggung jawab terhadap Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.
Hidup terasa nyaman apabila ada keseimbangan antara hak, kewajiban dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari, sebaliknya hidup tidak terasa nyaman apabila tidak ada keseimbangan antara hak, kewajiban, dan tanggung jawab. Karena apabila tidak ada keseimbangan antara hak, kewajiban dan tanggung jawab maka akan menimbulkan keresahan dalam masyarakat.
K.D 3.3 Menelaah Keberagaman Sosial ,budaya, dan ekonomi masyarakat
Keberagaman adalah suatu kondisi dalam masyarakat yang terdapat banyak perbedaan dalam berbagai bidang kehidupan.Indonesia adalah negara multikultural dengan keberagaman budaya, ras, suku, agama,gender, dan golongan merupakan kekayaan tak ternilai yang dimiliki bangsa Indonesia. Keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia disamping menjadi sebuah kekuatan juga menimbulkan kerawanan yang memicu konflik dan perpecahan. Keberagaman yang dimilkibangsa Indonesia bukan menjadi penghalang untuk hidup bersatu, namun merupakan kekayaan bangsa sekaligus sumber pendorong persatuan dan kesatuan menuju terciptanya kehidupan yang harmonis.
Keberagaman yang ada dalam masyarakat Indonesia harus tetap kita hargai dan kita jaga serta lestarikan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Prinsip-prinsip persatuan dan kesatuan yang harus dipegang supaya terwujud hidup harmoni dalam keberagaman masyarakat antara lain:
Prinsip Bhinneka Tunggal Ika
Makna Bhinneka Tunggal Ika adalah bangsa Indonesia walaupun berbeda-beda namun pada
hakekatnya adalah satu kesatuan
Prinsip Kebebasan yang bertanggung jawab
Kebebasan yang kita miliki tidak boleh mengganggu kebebasan orang lain.
Prinsip Nasionalisme Indonesia
Kesadaran dan semangat cinta tanah air, memiliki kebanggaan sebagai bangsa, atau memelihara kehormatan bangsa
Prinsip Wawasan Nusantara
Cara pandangbangsa Indonesia terhadap NKRI
Keberagaman bangsa Indonesia yang meliputi kebhinekaan suku bangsa, bahasa,agama, budaya dan adat istiadat merupakan anugerah luar biasa yang harus kita syukuri.Keanekaragaman di Indonesia merupakan potensi karena hal tersebut akan membuat bangsa kita menjadi bangsa yang besar dan memiliki kekayaan alam dan budaya yang bisa menarik minat para wisatawan asing untuk berkunjung di Indonesia Disisi lain jika keberagaman itu tidak dipelihara dengan baik,maka akan menimbulkan potensi timbulnya masalah ataupun suatu konflik yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
Adapun Permasalahan yang mungkin terjadi di masyarakat antara lain :
Permasalahan di bidang sosial budaya yaitu :
Konflik antar suku atau daerah .yaitu menganggap sukunya atau daerahnya lebih baik dari suku atau daerah yang lain
Tindak kekerasan yang dilakukan suatu ras atau agama kepada ras atau agama lain.
Perubahan sosial dan budaya yang terlalu cepat sehingga terjadi perubahan norma sosial di masyarakat
Permasalahan di bidang ekonomi yaitu :
Kesenjangan penghasilan.dimana dalam masyarakat terdapat kelompok masyarakat dengan penghasilan tinggi dan kelompok masyarakat dengan penghasilan rendah,sehingga menimbulkan kecemburuan sosial.
KD 3.4 Menelaah persatuan dan kesatuan terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara beserta dampaknya
Indonesia merupakan sebuah negara kesatuan yang terdiri atas berbagai suku, agama, bahasa, dan adat budaya. Makna kesatuan di dalamnya adalah Negara Indonesia sebagai bentuk persatuan dari kumpulan suku-suku di Indonesia yang beragam dan mendiami wilayah geografis pulau-pulau di Indonesia. Persatuan dan kesatuan berasal dari kata “satu” yang memiliki arti utuh atau tidak terpecah-belah. Kata persatuan dapat diartikan sebagai perkumpulan dari berbagai hal menjadi satu. Kesatuan merupakan hasil perkumpulan tersebut yang telah menjadi satu dan utuh. |
Persatuan dan kesatuan memiliki makna “bersatunya beraneka ragam Suku Bangsa menjadi satu kesatuan yang utuh dan serasi.” Persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia dapat diartikan sebagai persatuan bangsa atau negara yang menduduki wilayah Indonesia. Persatuan itu didorong untuk mencapai kehidupan yang bebas dalam wadah negara yang merdeka dan berdaulat.
Persatuan dan kesatuan bangsa memiliki makna yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara masyarakat Indonesia. Bangsa Indonesia yang tinggal dalam negara kepulauan memiliki keragaman budaya, agama, suku bangsa, bahasa, dan adat istiadat. Namun demikian, mereka terikat satu sama lain karena memiliki kesamaan-kesamaan yang memengaruhi kehidupan masyarakatnya. Kesamaan-kesamaan dan keterikatan yang terbangun dari sejak zaman nenek moyang telah disebutkan dalam kitab yang ditulis Mpu Tantular, yaitu Kitab Sutasoma. Di dalam kitab tersebut menyebutkan tentang Bhinneka Tunggal Ika.
Bhinneka Tunggal Ika berasal dari bahasa Jawa Kuno yang digunakan Mpu Tantular yang hidup pada masa Kerajaan Majapahit. Bhinneka Tunggal Ika memiliki makna meskipun berbeda-beda tetapi satu kesatuan utuh yang tidak dapat dipisahkan. Begitu dalamnya makna di dalam kalimat tersebut, sehingga Bhinneka Tunggal Ika menjadi semboyan bangsa Indonesia dan menjadi bagian dari lambang Negara Indonesia. Hal ini dimaksudkan agar bangsa Indonesia yang sangat beragam ini terus mengingat pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa sebagai bangsa yang utuh dan berdaulat.
