Materi Seni Budaya
MATERI MPLS SENI BUDAYA SMP
TAHUN PELAJARAN 2022/2023
I SENI RUPA
Menggambar Flora, Fauna dan Alambenda
Pengertian
Menggambar adalah menuangkan hasil imajinasi atau hasil pengamatan terhadap objek nyata secara obyektif pada media dua dimensi dengan teknik goresan atau coretan.
Objek Menggambar flora terdiri dari unsur tumbuh-tumbuhan misalnya pohon, daun, bunga, buah dan sebagainya. Objek Menggambar fauna terdiri dari berbagai jenis hewan. Sedangkan menggambar alam benda berarti menggambar dengan objek benda mati.
Unsur-unsur seni rupa
Dalam Menggambar flora, fauna, dan alam benda harus memperhatikan adanya unsur-unsur seni rupa. Unsur Seni Rupa Antara lain: titik, garis, warna, bidang, tekstur, ruang, dan bentuk.
Prinsip-prinsip seni rupa
Prinsip-prinsip seni rupa adalah kaidah-kaidah yang harus diperhatikan dalam berkarya seni rupa agar karya yang dihasilkan menjadi berkualitas. Prinsip-prinsip seni rupa yang harus diperhatikan dalam menggambar flora, fauna, dan alam benda antara lain: Susunan (komposisi), Perbandingan (proporsi), Keseimbangan (balance), Irama (ritme), Keselarasan (harmoni.
Media dalamMenggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda
Media adalah sarana yang diperlukan dalam membuat gambar flora, fauna, dan alam benda antara lain :
Kertas Gambar
Pensil
Penghapus
Media kering diantaranya adalah pensil, bolpoin, pensil warna, krayon, pastel, spidol.
Media basah diantaranya adalah cat poster (cat plakat), cat air, cat minyak, cat acrylic.
Teknik Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda
Teknik Blok
Teknik Arsir
Teknik Dussel
Teknik Pointilis
RAGAM HIAS
Pengertian Ragam Hias :Berbagai Gambar Bentuk Hias Atau motif yang biasanya dibuat secara berulang dan memiliki pola tertentu.
Jenis motif Ragamhias :
Ragam Hias Flora (Vegetal) :menampilkan ornamen-ornamen yang menyerupai tumbuh-tumbuhan dari dedaunan, rerumputan dan bunga.
Ragam Hias fauna (Animal) :gambar hias yang distilasi kendari berbagai binatang
Ragam Hias Geometris :gambar hias yang dibuat dibentuk-bentuk geometris seperti garis-garis sederhana, segitiga, lingkaran, dsb
Ragam hias Figuratif :hiasan yang dibuat menyerupai sosok manusia dengan penggayaan tertentu, seperti disederhanakan atau sedikit diabstrakan
Bentuk Pola Ragam Hias :Ragam Hias Biasanya Memiliki Pola Atau Susunan yang berulang. Semua Unsur Hias yang ada mengikuti pola tersebut, sehingga ragam ornamen tampak teratur dan terukur.
Ragam Hias Bahan Tekstil
Pengertian
Ragam Hias juga biasa disebut ornamen berasal dari bahasa Yunani “ornare” yang artinya hiasan atau menghias, sehingga permukaan yg semula kosong menjadi tidak kosong lagi karena terisi oleh hiasan.
Ragam Hias pada bahan tekstil adalah bentuk dasar hiasan yang biasanya akan menjadi pola yg diulang² dalam suatu karya kerajinan pada bahan kain tekstil. Ragam Hias juga biasa disebut ornamen berasal dari bahasa Yunani “ornare” yang artinya hiasan atau menghias, sehingga permukaan yg semula kosong menjadi tidak kosong lagi karena terisi oleh hiasan.
Penerapan Ragam Hias pada Bahan Tekstil Dapat dilakukan dengan cara :
Membatik
Membatik Adalah proses pembuatan motif atau ragam hias pada kain dengan perintangan.
Batik tulis :membuatnya dengan alat yaitu canting
Menurut Akar Budayanya motif batik dikelompokkan menjadi dua, yaitu motif batik keraton (klasik) dan motif batik bebas.
Daerah pembuatan batik keraton (klasik) yaitu Surakarta dan Yogyakarta.Daerah pembuatan batik pesisir yaitu daerah-daerah di pesisir utara Pulau Jawa dan daerah pembatikan di luar Pulau Jawa, misalnya Kalimantan, Sulawesi, Madura, dan Papua.
Teknik membatik antara lain teknik canting tulis, teknik celup ikat, teknik printing, dan teknikcolet.
Menenun
Membordir
Menyulam
Menyablon
Melukis
II. SENI MUSIK
LAGU DAERAH
Lagu daerah adalah lagu yang berasal dari suatu daerah tertentu dan menjadi populer karena dinyanyikan baik oleh rakyat daerah tersebut maupun rakyat lainnya. Lagu daerah sendiri sangat sederhana dengan menggunakan bahasa daerah atau bahasa setempat. Tema yang diangkat dalam lagu daerah biasanya bertemakan kehidupan sehari-hari, hal ini supaya mudah untuk dipahami dan diterima dalam berbagai kegiatan rakyat. Pencipta Lagu Daerah Sendiri Umumnya Tidak Diketahui Lagi alias anonymous.
FungsiLagu Daerah
Adapun fungsi dari lagu daerah ini antara lain :
Sebagai Pengiring Dalam Upacara Adat Atau Suatu Tradisi.
Sebagai Pengiring tari dan pertunjukan.
Sebagai media bermain.
Sebagai media komunikasi.
Sebagai media penerangan.
Ciri-Ciri Lagu Daerah
ciri-ciri dari lagu daerah antara lain :
Lirik Menggunakan Bahasa dan dialek setempat.
Diwariskan Secara Turun-temurun dengan tradisi lisan.
Pada umumnya tidak diketahui penulis atau penciptanya (anonymous).
umumnya memiliki dua hingga delapan bait syair, namun terdapat lagu daerah yang menggunakan syair berbeda pada setiap perulangannya.
Biasanya Lagu Daerah Memiliki Beberapa Versi yang berbeda dalam suatu etnis. Ini disebabkan karena cara penyebaran lagu daerah dilakukan dari mulut ke mulut
JenisLaguDerah
Ada 2 jenis lagu daerah yang ada di Indonesia ,yaitu :
Lagu Rakyat
lagu rakyat merupakan lagu tradisi yang lahir dan berkembang di masyarakat biasa, biasanya di masyarakat pedesaan atau rakyat kebanyakan.
MusikKlasik
Lagu klasik adalah lagu tradisi yang tumbuh dan berkembang di lingkungan kerajaan, biasanya dikembangkan oleh kalangan kerajaan atau istana pada suatu daerah.
ContohLagu Daerah
Lagu Daerah Merupakan salah satu contoh hasil kebudayaan di setiap daerah. Mengutip Dari Buku Kumpulan Lagu Daerah (2008), lagu daerah sudah menjadi jati diri atau bagian dari ciri khas suatu daerah. Maka dari itu sudah seharusnya masyarakat Indonesia berkewajiban untuk melestarikan lagu daerah. Upaya Pelestarian Ini bisa dilakukan dengan mengenal terlebih dulu berbagai lagu daerah yang ada di Indonesia
Bungong Jeumpa (Aceh)
Injit-Injit Semut (Jambi)
Soleram (Riau)
Kambanglah Bungo (Sumatera Selatan)
Sinanggar Tulo (Sumatera Utara)
Kicir-kicir, Keroncong Kemayoran, Ondel-ondel(Jakarta)
Manuk Dadali, Es Lilin ,Tokecang ( Jawa Barat)
Cublak-cublak Suweng, Gundhul Pacul, Jaranan, Lir-Ilir(Jawa Tengah)
Pitik Tukung dan Kidang Talun (DIY)
Rekha York, Tanduk Majeng (Jawa Timur)
Ampar-Ampar Pisang (Kalimantan Selatan)
Kalayar (Kalimantan Tengah)
Indung-Indung (Kalimantan Timur)
Cik-CikPeriuk (Kalimantan Barat)
Binde Biluhuta( Gorontalo)
Anging Mamiri( Sulawesi Selatan)
O Ina Ni Keke (Sulawesi Utara)
Burung Kakatua ,Sarinande , (Maluku)
Anak Kambing Saya, ( NTT)
Yamko Rambe Yamko ,Apuse , Sajojo (Papua)
Jika kalian sudah mempelajari konsep dan contoh lagu daerah ,belajarlah menyanyikan Lirik lagu daerah berikut ini :
Prau Layar
Lagu ini dari Jawa Tengah, karya dari Ki Nartosabdo ,bercerita tentang kegembiraan menaiki perahu layar lagu ini menjadi popular ketika dinyanyikan oleh Didi Kempot tahun 90 an
Yo konco neng nggisik gembiro
Ale Rap-lerap banyune segoro
Aliyak Numpak prau layar
Ing dino minggu keh pariwisoto
Alon praune wis nengah
Byakbyukbyak, banyu binelah
Ora jemu-jemu karo mesem ngguyu
Ngilangake roso lungkrah lesu
Adekan Jawilk
Jebul wis sore
Witing klopo katon ngawe-awe
Prayogane becik bali wae
Dene sesuk esuk
Tumandang Nyambut Gawe
YAMKO RAMBE YAMKO
Heeyamko Rambe Yamko
Aronawa Kombe
Hee Yamko Rambe Yamko
Aronawa Kombe
Temino Kibe Kubano Ko Bombe Ko
Yuma No Bungo Awe Ade
Temino Kibe Kubano Ko Bombe Ko
Yuma No Bungo Awe Ade
Hongke Hongke, Hongke Riro
Hongke Jombe, Jombe Riro
Hongke Hongke, Hongke Riro
Hongke Jombe, Jombe Riro
AMPAR-AMPAR PISANG
Ampar-ampar Pisang adalah lagu daerah Indonesia berbahasa Banjar. Lagu Ini merupakan lagu khas dari Kalimantan Selatan dan dinyanyikan oleh anak-anak sebagai lagu pengiring dalam permainan.
Ampar-ampar pisang
Pisangku belum masak
Masak sabigi dihurung bari-bari
Masak sabigi dihurung bari-bari
Manggalepok manggalepok
Patah Kayu Bengkok
Bengkok dimakan api apinya cangcurupan
Bengkok dimakan api apinya cangcurupan
Nang mana batis kutung dikit ipida wang
Nang mana batis kutung dikit ipida wang
SOLERAM
adalah lagu daerah yang berasal dari Provinsi Riau, Isi lagunya menceritakan tentang cinta dan persahabatan. merupakan lagu pengantar tidur untuk anak anak
Soleram Soleram
Soleram Anak yang manis
Anak manis janganlah dicium sayang
Kalau dicium merahlah pipinya
Satu duaTiga dan empat
Lima enam Tujuh delapan
Kalau tuan dapat kawan baru sayang
Kawan lama ditinggalkan jangan
III. SENI TARI
Tari nusantara adalah tari tradisional yang berasal dari berbagai daerah di penjuru Indonesia. Setiap Daerah Memiliki Ciri Khas Dirinya Sendiri, mulai dari gerak, musik, irama, dan polatarian.
Meskipun Sudah Memasuki era modern, eksistensi tari nusantara tidak pernah tergantikan. Bahkan keberadaannya masih terus dilestarikan dan dikembangkan hingga kini.
JENIS-JENIS TARI NUSANTARA
Tari nusantara dibedakan menjadi enam jenis, yaitu tari daerah nusantara, tari kerakyatan, tari tradisional klasik, tari kreasi, tari tunggal, dan tari kelompok.
Tari Daerah Nusantara
Tari daerah nusantara adalah jenis tarian yang tumbuh dan terus berkembang sesuai dengan kelompok masyarakat pendukungnya. Tari jenis ini memiliki keunikan gerak, penyajian, irama musik, rias wajah, dan busana.
Tari Tradisional Kerakyatan
Tari tradisional kerakyatan adalah jenis tarian yang tumbuh dan berkembang dalam lingkungan masyarakat umum. Biasanya Digunakan Sebagai tari hiburan.
Ciri Khas Tarian Ini Adalah Bentuk Gerak, irama, ekspresi, dan rias busananya yang sederhana. Penari Biasanya Menari Secara Berpasang-pasangan.
Tari Tradisional Klasik
Jenis tari ini dikembangkan oleh kaum bangsawan di istana. Bentuk Gerak Tarinya Baku dan tidak bisa dirubah.
Tari ini biasanya digunakan sebagai bagian dari upacara kerajaan dan adat. Ciri Khas Tarian Ini Adalah Bentuk Gerak, irama, penghayatan, rias wajah, dan busananya yang terkesan lebih estetis dan mewah.
Tari Kreasi
Tari kreasi adalah jenis tari baru yang dirangkai dari perpaduan gerak tari tradisional kerakyatan dengan tradisional klasik. Gerak Iniberasal Dari Satu Atau Berbagai Daerah di Indonesia.
Tari Tunggal
Tari tunggal merupakan jenistarian yang dibawakan secara individu atau sendiri, baik laki-laki ataupun perempuan. Penari memiliki tanggung jawab pribadi untuk menghafal gerakan dan formasi dari awal sampai akhir pementasan.
Tari Kelompok
Tari kelompok adalah jenis tarian yang diperagakan oleh tiga orang atau lebih. Karena dibawakan bersama, tarian ini memerlukan kerjasama tim yang bagus.
POLA LANTAI
Pola lantai adalah sebuah pola yang dibentuk sebagai cara penari berpindah, bergerak, atau bergeser dari satu posisi ke posisi lainnya. Dalam Pola Lantai Harus Diperhatikan Bentuk Pola Lantai, makna pola lantai, jumlah penari, ruangan, dan gerak tari.
Secara Umum Pola Lantai Terbagi Menjadi Dua, yaitu garis lurus dan garis lengkung. Namun, bentuktersebut dapatdikembangkan menjadiberbagaipolalantai, seperti horizontal, diagonal, zig-zag, segitiga, segiempat, dan segi lima.
Fungsi pola lantai adalah untuk menata gerakan tarian yang selaras atau kompak antar anggota penari.Pola Lantai dibuat untuk memperindah pertunjukan karya tari.Sehingga pembuatan pola lantai harus memperhatikan beberapa hal, seperti variasi bentuk pola lantai, makna pola lantai, jumlah penari,ruangan atau tempat pertunjukan dan gerak tari.
IV. MATERI SENI TEATER
PengertianSeniTeater
Apa yang dimaksud dengan seni teater ?Secara Umum, pengertian seni teater adalah suatu jenis kesenian dalam bentuk pertunjukan drama yang dipentaskan di atas panggung. Secara Etimologis, pengertian teater adalah suatu gedung atau auditorium yang digunakan untuk pertunjukan drama. Pendapat lain mengatakan pengertian seni teater adalah seni drama yang menampilkan perilaku manusia dengan gerakan, tarian, nyanyian, serta dialog dan akting dari para pemainnya.
Seni Teater adalah jenis kesenian pertunjukan drama yang dipentaskan diatas panggung. Secara Spesifik, seni teater merupakan seni drama yang menampilkan perilaku manusia dengan gerak, tari, dan nyanyian yang disajikan lengkap dengan dialog dan akting.
Dalam Sejarahnya, kata “teater” berasal dari Bahasa inggris theater atau teater,Bahasa Perancis theatre dan dari Bahasa Yunani theatron.
Secara Etimologis, kata teater dapat diartikan sebagai tempat atau gedung pertunjukan. Sedangkan Secara Istilah, kata teater diartikan sebagai segala hal yang dipertunjukan di atas panggung untuk konsumsi penikmatnya.
Jenis-Jenis Seni Teater
Drama
Drama adalah bentuk Teater yang mengandalkan Dialog sebagai fokus utama dari pembawaan Lakonnya. Meskipun Begitu Drama tetap menggunakan berbagai unsur pendukung lainnya seperti musik, kostum, pencahayaan, dsb. Drama juga terkadang dilengkapi oleh monolog dan teater gerak.
Drama Musikal
Drama musikal adalah seni teater yang mengedepankan iringan musik dan olah vokal dalam membawakan suatu lakon. Bahkan Sebuah Lagu Dapat Dijadikan penghantar suatu fragmen atau scene penting dalam suatu naskah.
TeaterGerak
Teater Gerak Adalah Seni Teater yang hanya menggunakan unsur Gerak pada pemainnya. Pementasan Ini Tidak Menggunakan dialog atau monolog sedikitpun, tidak ada unsur sara disini. Pementasan Hanya Didukung oleh unsur gerak, tubuh dan penghayatan pemerannya saja. Pantomim Adalah salah satu contoh dari Teater Gerak.
Drama Teatrikal
Drama teatrikal, atau seni teatrikal adalah suatu pertunjukan teater yang menampilkan pementasan tanpa naskah yang harus menceritakan suatu kisah.
Monolog
Monolog merupakan pertunjukan yang hanya menggunakan komunikasi satu arah (monolog) dari pemerannya. Pemain Berbicara sendiri tanpa ada lawan bicara dan menyampaikan berbagai kisah atau gagasan yang ingin dibawakan pada pementasan.
Teater terbagi menjadi empat fungsi
1. Sebagai Sarana Upacara
2. Sebagai media ekspresi
3. Sebagai media hiburan
4. Sebagai media pendidikan
